Cahaya Ilahi

0

Cahaya Ilahi
Setitik sinar meyusup kerelung hatiku
Menyusuri semua persendian imanku
Berharap kelak akan mendarah daging
Di jiwa dan ragaku.

Sekejap kesemuan dunia bisa kurasakan
Kenikmatan sesaat yang menghancurkan
Kekuasaan, materi telah menutupi setiap pasang mata.
Aku telah menjelajahi setiap titik semu dalam hidupku
Yang selama ini terasa hambar.

Beruntunglah mereka pemegang obor cahaya ilahi
Para penggenggam bara islam
Yang bertarung melawan kuat arus kapitalisme dewasa ini,
Waspadah, terhanyut kemuara penyesalan.

Advertisements

Deadliner di Dunia Kampus

0

Hidup memang tak hanya hinggap sejenak dalam ruang nyata. Tak sesederhana kalimat bersayap yang berasal dari celotehan remaja di era super kompleks ini , “Jalani saja, tidak usah pusing”. Tak sesimple itu kawan!. Terkadang dan memang kadang-kadang kita dihadapkan dengan situasi yang membuat kalimat tersebut tak berarti lagi. Yah, sama halnya dalam dunia kita saat ini, dunia kampus. Dulu, entah beberapa dari kita yang sulit untuk menembus jurusan mereka masing-masing, namun telah atau tanpa kita sadari ternyata menjalaninya jauuuuuh lebih sulit lagi. Apalagi berhubungan dengan masalah klasik yang menjadi santapan wajib mahasiswa yakni tugas kuliah yang terkadang melebihi kapasitasnya.
Semua mahasiswa pasti pernah merasakan kondisi dimana tugas kuliah tak henti-hentinya merengek untuk diselesaikan sementara final sudah menanti didepan mata. Galau, bingung mau dahuluin yang mana dan mengeluh menjadi obat penawar galau karena tugas.
Mahasiswa memang bukan anak kecil yang harus dimanjakan, mereka harus dibebankan dengan tugas kuliah agar memiliki rasa tanggung jawab yang lebih. Tugas menumpuk sendiri pun bukan sepenuhnya salah dosen tetapi dari mahasiswa itu sendiri yang sengaja melalaikan tugas karena terlalu mengaggap mudah apa yang diberikan oleh dosen jadi tugas itu menjadi menumpuk banyak.
Tapi…
Bagaimana dengan tugas kuliah yang numpuk menjelang final??
“Siapin kopi dan mari begadang….” simpel aja…, tapi perhatiin kesehatan juga guys 
Tapi ternyata menjadi deadliner terkadang merupakan kesenangan tersendiri bagi beberapa orang. St.Hajrah contohnya, Mahasiswi kampus orange (UNM) ini kerap kali menikmati kejaran deadline, karena pada saat itulah otaknya akan berpikir jauh lebih encer lagi dalam mengerjakan tugas meskipun resikonya harus begadang alias SKS (Sistem Kebut Semalam). Kenikmatan yang paling memuaskan adalah jika tugas telah selesai, rasanya tuh beban pikiran jadi berkurang 99%. Tuturnya.
Berbeda dengan Indah, mahasiswi PGSD UNM yang bernama lengkap Nur Indah Dwi Putri ini merasa kewalahan dan tidak suka jika dikejar deadline, karena tugas yang dikerjakannya pasti tidak maksimal karena dikerjakan terburu-buru. ucapnya.
Nah, itulah beberapa komentar mengenai Deadliner, ini merupakan tantangan tersendiri buat kalian para deadliner agar lebih bijak lagi membagi waktu. Kunci utama untuk kalian yang tidak suka/ingin menjadi objek kejaran deadline adalah kerjakan tugas tepat waktu.

Paduan Perjalanan menuju surga

0

Beriman kepada kitab suci

Setelah sebelumnya kita telah mengetahui dan membuktikan dengan akal sehat bahwa ada tuhan sang pencipta, sang pengatur pada bab sebelumnya, pertanyaan selanjutnya adalah bagaimana kita mengetahui siapa dia? untuk apa ia menciptakan kita, kehidupan dan alam semesta ini? serta bagaimana kita mengikuti aturan-aturanNya?

Untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan itu, kita perlu informasi tambahan . informasi yang bisa memuaskan akal dan menentramkan jiwa. Dan informasi yang paling memuaskan tentulah informasi yang berasal dari sang pencipta sendiri, bukan yang lain. Informasi itulah kita sebut sebagai wahyu/ firman tuhan atau yang biasa disebut kitab suci. untuk dekat dengan sang pencipta kita memerlukan kitab suci. Karena yang punya kitab suci adalah agama, maka kita membutuhkan agama untuk mendekat kepadanyal.

Dengan mengamati alam semesta, seseorang hanya bisa tahu bahwa ada sang pencipta. Mengamati terbit dan terbenamnya matahari dengan teratur dan mengamati semua keteraturan yang ada disekitar kita membuktikan bahwa adanya tuhan yang maha pengatur. bahkan mengamati alam semesta secara detail, manusia tetap saja belum bisa menjawab siapa nama sang pencipta itu.

Beriman Kepada Utusan (Rosul) Allah

Allah Swt menciptakan manusia di sertai dengan petunjuk dan aturan-aturan kehidupan yang tertuang dalam Al-Qura’an. Bagaimana cara menyembahNya, Petunjuk bagaimana kita menjalani hidup di dunia dan sebagainya untuk menyampaikannya diperlukan perantara yang bersal dari golongan manusia itu sendiri supaya memudahkan untuk di ikuti. Maka dari itu Allah Swt mengutus seorang rasul dari kalangan manusia untuk menyampaikan wahyu dari Allah SWT. Bayangkan saja jika rasul yang ditugaskan oleh Allah SWT adalah malaikat, manusia akan kesulitan mencontohi malaikat menjalankan aturan-aturan yang terkandung dalam wahyuNya, padahal melihatnya saja manusia tidak bisa. Selain itu, sungguh aneh jika aturan-aturanNya untuk manusia tapi utusannya selain manusia.

Nah, apa buktinya kalau nabi Muhammad itu adalah rasul? Flashback kembali alur pembuktian iman kita dari awal tentang “ Pembuktian bahwa tuhan itu ada, meyakini bahwa Tuhan menurunkan wahyu berupa Al-Qur’an serta pembuktian tentang kebenaran Al-Qur’an“. Pertanyaannya “ Siapa yang membawa Al-Qur’an tersebut?” jelas Rosul Allah SWT. Karena kita telah membuktikan kebenaran Alquran (Isi yang terkandung di dalamnya) tentu kita juga percaya dan meyakini bahwa Nabi Muhammad adalah rosul utusan Allah SWT. Nabi Muhammad adalah Rasul utusan umat manusia diakhir zaman ini, itu artinya tidak ada lagi rasul setelahnya. Seperti yang dijelaskan dalam Al-Qur’an “ Muhammad itu sekali-kali bukanah bapak dari seorang laki-laki diantara kamu, tetapi dia adalah rasulullah dan penutup nabi-nabi. dan adalah Allah maha Mengetahui segala sesuatu”. (QS. Al-Ahzab; 40)

Lalu bagaimana dengan keimanan-keimanan yang lain, seperti iman kepada hari akhir, qadla’ dan qadar? cukuplah ambil sumbernya dari Al-Qur-an. Semua yang bersumber dari Al-Qur-an sudah pasti benar.

Keimanan yang pasti tanpa keraguan sedikitpun disebut Aqidah Islam.

Sedikit pertanyan khusus bagi anda yang meyakini kitab suci selain al-Qur’an, Apakah anda bisa membuktikan bahwa kitab suci anda benar-benar wahyu tuhan? lalu, bagaimana anda membuktikan bahwa nabi (orang bijak) yang anda ikuti benar-benar utusan (rasul) Allah? * Sekedar bertanya*

Islam jalan Hidupnya

Islam adalah satu-satunya ajaran kehidupan yang dianut melalui pembuktian secara akal sehat, bukan doktrin yang dipaksakan. islam juga memberi solusi dari seluruh permasalahan kehidupan lainnya. Aqidah Islam adalah tentang apa yang harus diimani dan dikufuri oleh seorang muslim, sedangkan syariat islam adalah tentang apa yang harus di Imani dan di kufuri oleh seorang muslim. syariat islam berisi tentang peraturan seluruh sisi kehidupan. ritual ibadah dalam islam hanyalah sebagian kecil ajaran islam. Islam bukanlah sekedar agama yang hanya mengatur hubungan manusia dengan tuhannya namun juha mengatur hubungan manusia dengan sesame dan manusia dengan dirinya sendiri. Oleh karena itu Agama yanga di ridhoi oleh Allah SWT hanyalah agama islam. Sebagaimana dalam firmannya

“Sesungguhnya agama yang diterima di sisi Allah hanyalah Islam”. (QS. Ali Imram;19)

“Barang siapa mencari agama selain Islam, sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu). Dan di akhirat kelak dia termasuk orang-orang yang merugi”. (QS.Ali Imram;85)

Dalam kehidupan sehari-hari, Aktivitas kehidupan manusia pasti berhubungan erat dengan 3 hal ini. yaitu Ibadah, Akhlak dan mu’amalah. konsekuensi dari beraqidah islam adalah terikat dengan syariat islam. Ada aqidah, ada syariat. Ada iman dan amal sholeh.Seorang muslim harus belajar tentang agamanya supaya tahu mana perbuatan ata tindakan yang hukumnya wajib, sunnah, haram, mubah, makruh. dan juga halal dan haram untuk masalah benda dan dzat.

Allah SWT berfirman;
“wahai orang-orang yang beriman, masuklah kamu semuanya kedalam Islam secara kaaffah, dan janganlah kamu turut langkah-langkah syaithan. Sesungguhnya dia itu musuh yang nyata bagimu”. (QS. bal-Baqarah; 208).

bagaimanakah jalan untuk mencapai Islam kaaffah (menyeluruh) itu sesungguhnya?
Al-Qur’an memberikan jawaban kepada kita :
“Hai orang-orang yang beriman, taatlah kamu kepada Allah dan rasulnya, dan janganlah kamu berpaling darinya, sedang kamu mendengar perintahNya”. (QS. Al-Anfaal; 20)

Beramal Sholih

Ketika kita melakukan sesuatu agar dicatat sebagai amal sholih tidak cukup dengan ikhlas saja. Suatu perbuatan disebut sebagai amal sholih jika memenuhi syrat tertentu diantaranya, ikhlas karena Allah SWT dan sesuai dengan hukum syariat.

Menciptakan Sumber-Sumber Pahala yang Terus-menerus Mengalir deras

“Barang siapa menyeru kepada petunjuk (Kebenaran dan kebaikan), maka baginya pahala seperti pahala yang didapat oleh orang yang mengikutinya tanpa mengurangi pahala mereka sedikitpun. Dan, barang siapa yang menyeru kepada kesesatan, maka baginya dosa seperti dosa yang mengikutinya tanpa mengurangi sedikitpun dosa mereka.” (HR Muslim)

“Apabila seorang anak adam meninggal, maka akan terputus amalannya kecuali tiga perkara : shadaqoh jariyah, atau ilmu yang bermanfaat, atau anak shalih yang mendo’akan kepadanya”. (HR. Muslim)

Godaan Pengusir Istiqomah

0

Akhirnya aku bertemu dengannya tepat di umurku yang ke-19 tahun. Pertemuan dengan sejuta kejutan yang mendebarkan. Namun, dia selalu datang dan pergi sesukanya, mungkin sudah tidak tahan denganku… Seperti hari kemarin, dia kembali menampakkan wajah kecewa dan mengabaikanku hingga akhirnya pergi.

Menjelang lebaran fitri kemarin, ia tak menemaniku. Sehingga aku salah dalam mengambil keputusan. Godaan demi godaan yang melemahkan persendian imanku, terbang jauh dari genggaman imanku yang rapuh saat aku hunting pakaian lebaran. baju-baju yang lucu ala korea berjejer rapi disetiap kios pusat perbelanjaan yang kudatangi membuatku terhenti di titik tersulit dalam menentukan pilihan. Kini ia harus berperang melawan perasaan ini. Perasaan yang sangat ingin memiliki beberapa dari baju cantik tersebut namun sama sekali tidak syar’i, belum lagi highells yang menarik hati tapi lagi-lagi ia merajuk untuk tidak tergoda.

Saat ku bersamanya… serasa berat pundakku akan cobaan. Terkadang aku benci pada pasang mata yang memandang tapi aku jauh lebih benci dengan diriku yang tak mampu membuatmu nyaman denganku, padahal engkau yang terbaik dan selalu memberiku yang terbaik. Sungguh.

Oh.. Istiqomah, tetaplah disisiku mendarah daging ditubuhku, dengan senantiasa disetiap hembusan nafasku, menjaga lisanku, mengiringi setiap langkah kakiku dan melindungi selalu dalam kotak imanku….

So.. Keep Istiqomah ^^

Kerja dan Kuliah

0

Pekerjaan sampingan yang kira-kira cocok untuk dikerjakan dan tidak mengganggu kuliah? ? Sekalian saya berbagi pengalaman yah 😀
Saya salah satu mahasiswa jurusan PGSD, Nah.. Di jurusanku ada wajib mengikuti pelatihan pramuka, tentu banyak pengalaman dong tentang pramuka, berhubung kurikulum yang terapkan di dunia pendidikan adalah kurikulum 2013 yag mewajibkan pramuka di sekolah dasar baru diterapkan, tentu para guru disekolah dasar sekarang ini jarang memiliki keahlian khusus pada bidang ini, maka saya manfaatkan peluang ini untuk melatih pramuka rutin tiap minggunya di salah sekolah depan kampus.
Nah, kalau punya keahlian di bidang computer, nah bisa tuh dicoba usaha install computer, Dan yang punya minat atau bakat menulis, bisa ngirim tulisannya ke penerbit. Insya Allah tidak akan mengganggu kuliah teman-teman..