Presidenku (SBY) Berkicau

 

Kabar baik buat para pengguna twitter, kemarin tepat tanggal 13 april 2012 bapak presiden kita, SBY resmi menjadi netizen dan bergabung bersama kita semua para netisen khususnya pengguna twitter. Bagi yang ingin membaca kicauan pak presiden follow saja @SBYudhoyono tapi gak bakalan di follback kali yah.. hehheh. Yah, mungkin lewat jejaring sosial ini beliau ingin lebih dekat dengan warga meskipun hanya melalui dunia maya, karena mungkin sulit bagi seorang yang super sibuk seperti beliau bisa dekat dengan warganya dengan bertemu langsung di dunia nyata.

Keputusan SBY bergabung dengan social media khususnya twitter ditanggapi beragam, Dosen Komunikasi Politik Universitas Islam Negeri Jakarta, Gun Gun Heryanto, berharap, lewat twitter, gaya bahasa yudhoyono bisa berbeda ketimbang biasanya yang sangat formal. Tweet presiden itu jangan terlampu sulit sesuia yang sering orang lihat di tv, hendaknya flesksibel bahasanya, bukan teks  pidato, seperti dilansir harian minggu detik.com ( Anwar Abugaza, Tribun Timur.com)

Selain itu, melalui situs jejaring sosial tersebut beliau bisa membersihkan nama partainya di mata publik yang telah tercoreng oleh beberapa kasus korupsi yang melibatkan anggotanya, yah.. bisa jadi. Bapak presiden kita memang cerdas. Namun, belia juga harus siap-siap menerima respon dan kicauan negatif dari para user twitter iseng lainnya, karena ini merupakan cara baru bagi mereka untuk menyampaikan unek-unek mengenai kenirja pemerintah dan masalah sosial yang mereka hadapi. Cukup bagus jugaa sih, dari pada demo merusak gak jelas. Mungkin lebih bagus kali yah kalo pak SBY juga buat situs resmi pribadi dimana pada situs tersebut beliau membuka sebuah forum diskusi yang bisa di ikuti oleh seluruh warga indonesia untuk menghindari kesalahpahaman atau sekedar memberi masukan kepada presiden dan yang paling penting bisa menghindari “DEMO!!!!”  yang anarkis. Namun disinilah letak kelemahan dari sistem komunikasi dinegeri kita ini, jaringan internetnya belum merata dan tidak maksimal.

Dari tulisan Anwar Abugaza di situs online Tribun Timur, Ia memaparkan arah kicauan dari pak SBY diantaranya, Pertama bahasa curhat atau mengeluh ke publik akan mudah kita dapatkan, selama ini SBY selalu menyampaikan permasalahan yang dihadapi baik secara pribadi  maupun tugasnya sebagai presiden ke publik melalui pidato dan diskusi, keadaaan serupa akan lebih mudah SBY sampaikan melalui twitter.  Kedua permasalahan partai demokrat akan selalu disampaikan agar supaya partai demokrat bisa mendapatkan simpati  dan meningkatkan elektabilitas yang telah hancur akibat kasus korupsi oleh kadernya sendiri.
Ketiga SBY akan berupaya menggunakan twitter untuk melakukan pembelaan terhadap dirinya maupun keluarganya terhadap serangan yang selama ini beliau dapatkan, dan yang keempat tentunya bagaimana SBY menjelaskan keberhasilan pemerintahan yang selama ini terjadi untuk bisa menutupi berbagai macam kegagalan yang ada.
Tantangan terberat SBY di sosial media ini adalah keluar dari ‘Dirinya sesungguhnya’ ketika ingin mendapat respon positif, gaya bahasa informal dan santai sangat disenangi di twitter, tiga kicau pertama SBY telah di tanggapi beragam oleh publik, ketika melihat jumlah RETWEETS bahasa informal dan santai seperti menyapa dengan ucapan selamat malam dan selamat beristirahat lebih banyak dari bahasa formal yang memerintahkan menteri perhubungan untuk menangani kecelakan lion air, SBY tentunya telah mempelajari dan mempertimbangan dengan matang keputusan untuk bergabung dengan twitter.

Mari follow bapak presiden tapi sebelumnya follow penulis juga yahh @Ningg_Amaliyaah, kalo pak SBY gak bakalan follback kalian tapi kalo saya pasti di Follback kok.. hehhe (Sekalian promosi)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s