Sementara

Kemarin boleh indah
kemarin kau boleh bahagia
kau berkata seolah yang terhebat
kau menyeru seolah yang paling bahagia
pernahkah kau berpikir hari esok seperti apa??

Inilah aku dengan segala kepayahanku yang sepaket dengan deritakuu..
yang kemarin kubisa tersenyum dibalik deritamu
yang mengabaikan perasaan yang tlah kukhianati..
aku percaya adanya karma
namun aku tak percaya itu bisa terjadi padaku saat ini..

lidahku keluh tak mampu berucap..
terkadang deretan kata berantri dipikirankuu
untuk kuucapkan
namun lidahku keluh, bibirku tak mampu berucap..
hatiku meronta tersiksa

hati…
memang tidaklah konsisten..
bahkan percaya terhadap bualan yang penuh dusta
telah diketahuinya namun memaksa diri untuk melogikankan
salah menjadi benar..

logika..
terkdang kau buat hati terpojok
mertapi kekalahan
namun mengapa kau terlalu bodoh unutk menyerahkan tahta kemenanganmu
untuknya yang selalu menggalaukankuu, hati😦

bagaimana kubisa memposisikan kedua kata yang menjadi penentu sebuah langkah seorang AKU..
bukan dia, mereka bahkan kaliann….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s