Aku dan gelar baruku (MAHASISWA)

Semua memang telah diatur olehNya…
Bahkan tak pernah terlintas dibenakku tentang hal ini….
Selama menuntut ilmu di pendidikan formal saya tidak pernah dihadapkan bahkan mengetahui tentang kegiatan-kegiatan islam selain pesantren kilat, acara maulid, isra’ miraj yang waktunyapun sangatlah terbatas..
Sampai akhirnya saya duduk dibangku perkuliahan dengan gelar mahasiswa dimana mahasiswa itu terkesan intelek, kritis, terkesan tinggi, sangat berwibawa, berwawasan luas, juga mempunyai moral yang tinggi. Setiap orang yang menyandang gelar tersebut seakan- akan telah berhasil mencapai takhta tertinggi intelektualitas. Dengan gelar itu, para penuntut ilmu tersebut, yang disebut sebagai mahasiswa, bahkan mampu menumbangkan sebuah dinasti pemerintahan di negeri kita tercinta ini, yang telah berkuasa selama 32 tahun.
Hmm.. Mahasiswa, sebuah gelar keramat yang disandang seorang anak manusia yang sedang menuntut ilmu.. namun sangat disayangkan rata-rata mahasiswa hanya menuntut ilmu dunia saja dan mengabaikan urusan akhirat.. padahal untuk menciptakan akhlak yang baik dikalangan mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa yang nantinya akan menggantikan para2 staf pemerintah dinegeri ini tidak cukup dengan pengetahuan yang diperoleh di mata kuliah sajaa… dalam islam sendiri telah diajarkan dan ditekankan kepada umat manusia untuk memperbaiki akhlak mereka sebaik-baiknya sebelum memimpin sebuah peradaban..

Begitupun dengan calon pendidik yang tugasnya mendidik para penerus bangsa ini juga harus memperbaiki akhlaknya sebelum mendidik peserta didiknya…

Bisa renungkan.. betapa pentingnya akhlak yang baik.. percuma saja mempunyai gelar yang wow namun akhlaknya NOL :p *Pemerintah wajib tersinggung nihhh*

Maka dari itu saya yang insya allah nantinya akan menjadi pendidik*Amiiiin* harus memperbaiki akhlak diri saya sendiri…. mendidik seorang siswa tidak hanya dengan memberikan pelajaran SAINS, Ilmu sosial, bahasa, mtk namun pendidikan akidah ,ahklak dan moral harus pula diutamakan..

Mungkin ada baiknyaa yahhh.. pendidikan moral juga harus diterapkan dalam kurikulum pendidikan. Jika seperti ini terus.. bagaimana nasib bangsa kita kemudian.. belajar ilmu agama di pendidikan formal tidak cukup sebagai bekal para peserta didik..

Ok.. well
Dulu saya tidak pernah mengenal tarbiyah, kajian islam, pokoknya yang bersangkutan dengan belajar islam selain yang di pelajaran Pendidikan Agama islam..
Setelah menyandang gelar keramat ditingkat pendidikan, saya dipertemukan dengan seorang ukhti yang ilmu agamanya yang cukup tinggi dikelas saya.. M1.3😀
Awalnya saya tidak begitu akrab dengannya, hingga akhirnya diperkenalkan lebih dekat lewat matkul agama islam yang kebetulan ukthi ini satu kelompok dengan saya bersama 1 orang teman .. saya sangat salut dengan pengetahuan agamanya, karena keseringan curhat dan bertanya tentang agama dengannya akhirnya saya dengan bersemangatnya ingin ikut belajar islam seperti dia.. sebenarnya saat itu saya Cuma iseng berkata demikian namun teman saya ini telah memberitahukan kepada seorang senior bahwa saya juga ingin ikut belajar islam, akhirnya kuputuskan untuk ikut walaupun awalnya tidak ikhlas bahkan sempat mencari alasan untuk tidak ikut kajian. Tapi karena sudah keseringan dipanggil akhirnya saya ikut juga dan setelah kujalani ternyata memang sangat menyenangkan disamping itu banyak pengetahuan dan fakta2 tentang dunia islam yang tidak kuketahui sebelumnya…

Namun disamping saya ikut kajian islam ini, teman2 saya dikelas sering memperingatkan saya “Siapa tahuu ajaran sesat yang mereka ajarkan.. apa kamu tidak takut kalau nantinya terpengaruh menggunakan pakaian yang panjang dan kerundung yang besar seperti mereka?” mereka semua memandang apa yang saya lakukan sekarang adalah sesuatu yang berdampak negatif… dulu.. memang saya sempat berpikiran se[erti itu namun setelah dijalani ternyata anggapan saya salah, bahkan saya merasa malu dan berdosa terghadap allah..

Hari ini, abad, tahun, bulan, minggu, jam, menit bahkan detik ini aku sangat berterima kasih dan bersyukur pada Allah karena mempernalkanku kepada orang2 hebat ini yang senantiasa mengajarkan islam kepadaku.. dan juga kepada ukthi riskiani yang membuatku tertarik untuk belajar islam bersama dengan orang-orang pilihan….

Untuk para calon mahasiswa atau yang sudah bergelar mahasiswa marilah kita memperdalam ilmu agama kita lewat kajian, tarbiyah dan sejenisnya namun kita juga harus lebih selektif dalam memilih kajian2 karena seperti kita ketahuai sekarang ini ada beberapa paham yang berbeda dan tidak sesuai dengan ajaran dan pedoman kita sebagai umat islam.. kalo memang merasa ajarannya sudah menyimpang dari alquran, yahh sepertinya harus di pertimbangkan lagi deh unutk mengikuti kajian tersebut..
Intinya harus kritis terhadap sesuatu.. karena mahasiswa itu harus Kritis !!

Sebenarnya tidak ada salahnya kita belajar islam bahkan memang sangat bermanfaat.. baik dalam urusan dunia maupun akhirat..
Cobain deh….

Ok..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s