M1.3 Junjung Solidaritas abaikan LKM

Makassar, 4 Desember 2012

Kelas M1.3 salah satu kelas tingkat pertama di Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Makassar (UNM) prodi Pendidikan guru sekolah dasar yang satu2nya kelas yang anggotanya tdak ada yang mengikuti kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan Mahasiswa(LKM) yang diselenggarakan oleh HIMA.

Para panitia dari kegiatan tersebut sangat kecewa dengan keputusan kelas M1.3, mereka menganggap kelas ini tidak menunjukkan rasa persatuan sebagai mahasiswa PGSD,

“kegiatan ini sangat mendidik dan materinya juga bermanfaat untuk profesi keguruan dan tidak mungkin kalian dapatkan di mata kuliah lainnya”. Ujar salah seorang panitia saat melakukan sosialisasi untuk yang kesekian kalinya dikelas ini.

Panitia juga beranggapan bahwa ada yang memprovokasi kelas kami sehingga tak ada satupun yang ingin mengikuti kegiatan tersebut, namun salah seorang dari kelas ini membantah hal itu “ tidak ada senior yang memprovokasi kami, ini adalah murni keputusan bersama dari kelas kami” ujarnya.

Namun ketika ditanya alasan mengapa sama sekali tidak ingin mengikuti kegiatan ini, berbagai macam alasanpun keluar dari mulut penghuni kelas ini, diantaranya kekurangan biaya, dikarenakan biayanya sangat mahal, dilarang orangtua, mengkhwatirkan adanya kontak fisik, dan diantaranya karna memang tidak ada niat untuk mengikuti kegiatan tersebut.

Panitia memperjelas dan coba menjawab alasan-alasan dari mereka, “untuk biaya kami masih bisa diberi keringanan untuk mencicilnya semampu anda sampai tanggal 7 Desember, sedangkan untuk masalah kontak fisik kami  menjamin bahwa dikegiatan ini tidak ada unsur kontak fisik, kalau ada yang menindas dan membentak, kalian bisa lapor langsung kepada ketua panitia dan dalam kegiatan ini dosen pembimbingpun ikut memantau jalannya kegiatan , jadi tidak mungkinlah kami ingin menindas kalian, seandainya kami mau dari dulu waktu masih PMB di CCC tanjung bunga makassar(5/9) yang kegiatannya diluar kampus kami mungkin saja melakukan kekerasan layaknya Ospek, tapi kami adalah mahasiswa pendidikan yang tidak mungkin melakukan kekerasan” ujarnya seorang panitia dengan tegas.

Kemarin (3/12) para panitia sudah angkat tangan dengan kelas M1.3 mereka kemudian mengajak para mahasiswa tingkat pertama untuk mengajak dan menceritakan keseruan kegiatan ini. Namun hasilnya tetap sama tak ada seorangpun yang ingin mngikutinya.

“kemarin saat kami putuskan untuk ikut pembekalan diaula, sesampainya disana kami mersa kelas kami dihina, dengan teriakan “Huuuuuu…” dari kelas lain dan para senior pada saat MC mnyebutkan nama kelas M1.3. kami sangat tersinggung akan hal itu dan kami putuskan untuk tidak mengikuti kegiatan ini” ujar salah seorang mahasiswa M1.3

Mendengar kesaksian itu panitia pun mengatakan kekecewaa yang sama “ kamipun para panitia sangat kecewa dengan adik-adik, kami meresa terhina karna kalian sudah mengambil surat izin dan sebagian diantaranya bersedia untuk mngikuti kegiatan ini namun nyatanya tak seorangpun yang  ikut, ini seperti sebuah penghinaan”

Hasil akhirnya salah seorang dari kelas ini bersedia mengikuti LKM, walaupun Cuma 1 orang para panitia merasa puas setidaknya ada yang ikut dikelas ini.

“Kegiatan yang bermanfaat seperti ini diabaikan oleh kelas M1.3 karna menjunjung kesolidaritas kelas, seandainya saja mereka ingin menunjukkan kesolidaritas mereka dengan bersama-sama  mengikuti kegiatan itu, toh ini juga buat kebaikan mereka.” Ujar salah seorang mahasiswa lainnya

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s