Mengelola rasa MALU?? bisaa kok

Punya rasa malu adalah penting asal tidak malu-maluin. Malu bisa membuat anda semakin maju tapi malu juga bisa membuat anda semakin terpuruk dan gagal.

Ungkapan di atas saya tulis bukan tanpa alasan. Sebab dari hasil observasi dan pengalaman hidup, malu bisa menimbulkan energi positif dan negatif. Sebelumnya saya akan sedikit bercerita. Pernah adik saya curhat bahwa praktikumnya tidak berjalan dengan lancar. Ia mengatakan sangat malu dengan apa yang telah terjadi, padahal harusnya saya bisa menunjukkan hal yang lebih baik. Satu hal yang saya katakan padanya, ini adalah sebuah pelajaran. Kemudian saya bertanya apa yang akan kamu lakukan untuk mensikapi hal itu? Dia menjawab akan lebih rajin belajar, supaya tidak merasakan malu lagi ketika sedang mengerjakan tugas atau kegiatan.

Cerita di atas adalah contoh malu yang bisa membuat orang makin semangat. Bagaimana dengan malu yang membuat makin terpuruk? Sekarang silahkan baca cerita saya berikut:

Saya pernah menjumpai seorang mahasiswa yang sebenarnya cukup punya kemampuan. Tapi pernah di suatu presentasi mahasiswa tersebut sama sekali tidak bisa menampilkan presentasi yang menarik, bahkan satu pun pertanyaan dari peserta tidak ada yang terjawab. Saat itu juga saya tahu mahasiswa ini malu luar biasa, hal ini nampak dari raut wajah dan sikap yang ia tunjukkan. Gara-gara kejadian itu, mahasiswa tersebut bukan makin semangat dalam setiap kuliah, tapi malah makin tidak percaya diri, tidak kreatif dan tidak berani mengutarakan pendapat. Ini merupakan satu contoh seseorang yang tidak mampu mengelola kagagalan dan rasa malunya dengan tepat.

Terus apa dampak dari kegagalan mengelola rasa lalu?

Dari berbagai pengalaman dan hasil observasi gagal dalam mengelola rasa malu akan berdampak pada diri seseorang. Dampak-dampak tersebut antara lain:

1.      Menjadi tidak percaya diri

Seseorang yang gagal dalam mengelola rasa malu umumnya rasa percaya dirinya menurun. Dia cenderung merasa dirinya banyak kekurangan dan  tidak mampu melakukan tugas dengan baik. Perasaan ini lah yang memberi sugesti alam bawah sadar anda bahwa memang anda seorang yang gagal. Contoh seseorang jadi tidak percaya diri dalam bertindak, tidak percaya diri dalam menjalalankan tuas bahkan bisa juga tidak percaya diri dalam pergaulan.

2.      Membuat seseorang  malas

Rasa malu yang tidak dikelola dengan baik akan membuat seseorang menjadi malas dalam melakukan pekerjaan atau kegiatan apapun. Orang malas umumnya hanya bisa bergumam dalam hati atau suka berangan-angan. Hal ini tentu akan berdampak pada keputusan dan tindakan yang anda lakukan.

3.      Tidak memiliki gairah

Tidak memiliki gairah adalah dampak lain dari gagalnya mengelola perasaan malu. Orang yang sudah terlanjur malu, umumnya akan merasa tidak bersemangat dalam hidup. Ia menganggap apa yang telah terjadi seperti mimpi buruk yang seakan-akan terus menggerogoti keyakinan dan rasa optimis. Ketika seseorang sudah tidak memiliki gairah, maka antusias orang tersebut dalam melakukan suatu kegiatan juga akan menurun.

4.      Mengalami stagnisasi dalam berpikir

Stagnisasi berpikir atau  kemandekan berpikir adalah salah satu dampak dari gagalnya seseorang mengelola masa lalu. Kanapa bisa mengalami stagnisasi? Seperti kita ketahui ketika seseorang mengalami kegagalan, bawaannya ia selalu tergesa-gesa, sulit mengambil keputusan yang logis dan yang paling parah tidak mau lagi berpikir.

5.      Cenderung ragu dalam bertindak

Orang yang pernah gagal malu atau merasa dipermalukan tentu tidak menginginkan kejadian itu terualang kembali pada diri mereka. Namun mereka sadar antara tuntutan dengan kanyataan yang ada kadang berbeda, karena itulah orang suka ragu-ragu dalam bertindak.

Cara Mengelola Rasa Malu

Sekarang saya ingin bertanya kepada anda pernahkan anda mengalami rasa malu atau merasa di permalukan di muka umum? Jika jawaban anda Ya, berarti anda beruntung menemukan artikel ini. Di bawah ini akan saya tunjukkan bagaimana caran mengelola perasaan malu secara akurat.

1.      Terima apa yang terjadi sebagai sebuah pelajaran

Kalau anda memang mengalami kegagalan terimalah itu dengan jiwa besar. Perlu diingat kegagalan yang anda alami saat ini bukanlah akhir dari segalanya. Masih banyak waktu dan kesempatan untuk memperbaiki diri. Mulailah berpikir lebih rasional, dengan begitu anda bisa mengevaluasi apa-apa yang bisa harus anda perbaiki dan apa-apa yang harus anda tingkatkan. Percayalah ini akan menjadi pengalaman menarik bagi anda.

2.      Sadar bahwa diri memiliki keterbatasan

Di dunia ini manusia diciptakan dengan segala kelebihan dan keterbatasan. Anda harus sadar akan hal ini. Supaya anda tidak menyalahkan diri sendiri atau merasa rendah diri. Mungkin hari ini anda gagal tapi besok kita tidak tahu. Kalau anda mau mencoba melihat, di luar sana banyak sekalai orang yang mengalami kegagalan, tapi mereka tidak pernah malu dengan kegagalan tersebut. Malah mereka bangga pernah menjadi bagian dari kegagalan. Karena menurut merek kegagalanlah yang membuat mereka menjadi seperti yang mereka inginkan. jadi memiliki kesadaran akan kelemahana diri rasa malu anda bisa menjadi energi positif yang akan mengantarkan anda meraih kesuksesan.

3.      Lihat masa depan, jangan terpaku dengan masa lalu

Orang bilang masa lalu adalah sejarah dan masa depan adalah misteri. Meskipun masa depan tidak bisa anda tentukan, tapi masa depan bisa anda visualisasikan. Sekarang bukan saatnya menyesali apa yang sudah terjadi, karena itu hanya akan membawa pada keterpurukan. Mulailah anda membuat keputusan untuk meraih masa depan yang lebih baik. Caranya bermimpilah dan bertindaklah untuk mencapai mimpi tersebut.

4.      Buktikan anda bisa memperbaiki diri.

Seseorang yang malu dengan kegagalan,umumnya terjadi karena dua hal. Pertama, karena penyesalan dan rasa rendah diri. Kedua, karena penilaian buruk dari orang lain. Untuk bisa mengelola masa lalu ini, anda harus membuktikan pada diri dan orang lain bahwa anda bisa memperbaiki diri. Jangan sampai anda banyak bicara, tapi tidak bisa membuktikan. Lebih baik anda diam, segera rencanakan perubahan dan buktikan bahwa anda bisa menjadi lebih baik.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s